Showing posts with label Volcanology and Geothermal. Show all posts
Showing posts with label Volcanology and Geothermal. Show all posts

Saturday, 17 September 2016

Kenapa suatu gunung api bisa terjadi erupsi?


Jawaban yang mungkin saja muncul dari pertanyaan diatas jika ditanyakan kepada seseorang adalah "mungkin penunggu gunungnya marah, atau sudah takdirnya" atau yang lebih kearah suatu jawaban ilmiah yaitu gunungnya sudah tidak kuat menahan beban yang dikandungnya. Namun, semakin berkembangnya pemahaman dan studi tentang gunung membuat pertanyaan diatas bisa dijawab dengan pendekatan yang lebih ke arah science. Secara garis besar mobilitas magma yang meningkat akan membuat kondisi yang awalnya stabil menjadi tidak stabil.

Saya akan mencoba menjelaskan beberapa penyebab suatu gunung bisa terjadi erupsi berdasarkan materi kuliah yang didapat dari mata kuliah Volkanologi dan Geothermal program studi Teknik Geologi ITB.

1. Proses di Bawah Magma Chamber

a. Magma Mixing

Proses magma mixing merupakan pencampuran magma dengan magma lain yang memiliki komposisi berbeda yang dihasilkannya magma yang mirip dengan magma sebelumnya. Proses magma mixing terjadi secara periodik seperti halnya fraksionasi kristal.

b. Magma berada pada lapisan yang berdensintas sama dengan magma

Ketika besar densitas suatu lapisan pada kerak bumi masih bernilai lebih besar daripada magma, maka magma akan terus bergerak naik hingga berada pada lapisan yang memiliki densitas yang mirip dengan magma tersebut.

Kedua proses dibawah magma chamber yang telah disebutkan meningkatkan mobilitas magma sehingga erupsi bisa terjadi.

2. Proses di  Dalam Magma Chamber

a. Gravity Settling

Komposisi di dalam larutan magma yang berat akan berada pada posisi bawah dan sebaliknya yang ringan berada pada posisi atas, proses ini akibat dari pengaruh gravitasi.

b. Asimilasi

Magma di dalam magma chamber akan berinteraksi dengan batuan samping dari  magma chamber. Batuan samping akan jatuh dan bercampur dengan magma akibat ineteraksi yang terjadi sehingga komposisi magma akan berubah.

3. Proses di Atas Magma Chamber

a. Fluida Konveksi

Aliran konveksi di dalam magma chamber membuat tudung atau material penutup di atas dapur magma menjadi berkurang, berkurangnya massa material penutup membuat berkurangnya kekuatan tudung menahan tekanan magma dari dalam, sehingga bisa terjadi erupsi.

b. Gravitasi Matahari dan Bulan

Proses gravitasi matahari  dan bulan dapat mempengaruhi fluida dalam hal ini magma. Magma di dalam magma chamber akan mengalami proses seperti pasang surut air laut, proses ini dapat meningkatkan mobilitas magma.

c. Topan

Ketika terjadi topan disekitar suatu gunung, maka tekanan udara disekitar gunung akan menekan gunung mengikuti lereng gunung, tekanan udara  dapat mengurangi kekuatan gunung menahan tekanan dari magma.

Sedikit resume dari saya mengenai perkuliahan yang sedang saya jalani semoga dapat membantu anda sekalian. Saran dan kritik sangat saya butuhkan sebagai proses pembelajaran kedepannya. Terima  kasih -memet